Lomba 17an

Lomba 17-an yang Meriah di SLB N Slawi: Semangat Kemerdekaan ke-80 untuk Semua

Slawi, 13 Agustus 2025 – Di tengah semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB N) Slawi turut memeriahkan dengan menggelar berbagai lomba 17-an yang penuh kegembiraan. Acara ini bukan sekadar ajang bersenang-senang, melainkan juga wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, dan cinta tanah air di kalangan siswa-siswi berkebutuhan khusus.

Pada HUT ke-80 RI tahun ini, SLB N Slawi mengambil tema “Merdeka untuk Semua”, yang merefleksikan komitmen sekolah dalam menciptakan ruang inklusif bagi seluruh siswanya. Lomba-lomba yang diselenggarakan dirancang khusus agar dapat diikuti oleh semua siswa, tanpa memandang jenis dan tingkat hambatan yang mereka miliki. Seluruh guru dan staf sekolah bahu-membahu untuk memastikan setiap anak merasa dilibatkan dan dihargai.

Aneka Lomba yang Unik dan Penuh Makna

Lomba 17-an di SLB N Slawi tidak hanya fokus pada kecepatan atau kekuatan, tetapi lebih menekankan pada kerja sama tim, ketelitian, dan kreativitas. Beberapa lomba yang paling menarik perhatian adalah:

  • Lomba memindahkan gelas dengan balon (Kelas Sedang)
  • Lomba tiup gelas (kelas kecil)
  • Lomba memasukkan sedotan ke dalam botol (kelas CP)
  • Lomba melempar bola ke dalam ke keranjang (Kelas CP
  • Lomba menggulung koran dengan kaki (kelas kecil)
  • Lomba Memindahkan Air dengan spons (Kelas sedang)
  • Lomba memasukkan paku dalam botol (SMPLB – SMALB)
  • Lomba jalan di tempat (SMPLB – SMALB)

Lebih dari Sekadar Lomba, Ini Adalah Pembelajaran Hidup

Kepala SLB N Slawi, Ibu Ninik Basri Martini, S.Pd., menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya sekadar hiburan. “Lomba 17-an di sini adalah bagian dari proses pembelajaran. Kami ingin anak-anak belajar tentang sportivitas, pantang menyerah, dan menghargai perbedaan. Mereka belajar bahwa setiap individu memiliki kekuatan dan keunikan masing-masing,” ujarnya.

Antusiasme tidak hanya datang dari para siswa, tetapi juga dari orang tua yang turut hadir. Mereka terlihat bangga melihat anak-anak mereka berinteraksi dan bersosialisasi dengan gembira. Lomba ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan tidak pernah menjadi penghalang untuk berkarya dan meraih kebahagiaan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top