Gebyar P5 Kearifan Lokal
“Melestarikan Warisan Budaya Lokal” – Hari 1

inisiatif SLB Negeri Slawi untuk melestarikan warisan budaya lokal melalui permainan tradisional dalam proyek P5! Ini adalah langkah yang sangat positif dan berdampak luas, terutama bagi para siswa dengan kebutuhan khusus.
Apa itu P5? P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Ini adalah kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan P5, siswa diajak untuk belajar secara aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam menyelesaikan proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Mengapa Permainan Tradisional?
Permainan tradisional dipilih sebagai tema karena memiliki banyak manfaat, antara lain:
- Melestarikan Budaya: Permainan tradisional merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya suatu daerah. Dengan memainkannya, siswa diajak untuk menghargai dan melestarikan warisan budaya leluhur.
- Meningkatkan Keterampilan Sosial: Permainan tradisional seringkali dilakukan secara berkelompok, sehingga dapat melatih siswa untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan orang lain.
- Mengembangkan Motorik: Banyak permainan tradisional yang melibatkan gerakan fisik, sehingga dapat membantu meningkatkan koordinasi tubuh dan keseimbangan siswa.
- Menumbuhkan Kreativitas: Permainan tradisional seringkali tidak memiliki aturan yang baku, sehingga siswa dapat berkreasi dan mengembangkan imajinasinya
Kegiatan Hari Pertama:
1. Mainan Tradisional
Kegiatan bermain dengan mainan tradisional ini sangat positif. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga dapat:
- Meningkatkan kreativitas: Anak-anak diajak untuk berimajinasi dan menciptakan permainan baru dengan mainan yang ada.
- Memperkuat kognitif: Bermain tradisional seringkali melibatkan pemecahan masalah sederhana yang dapat merangsang otak.
- Menumbuhkan nilai-nilai sosial: Bermain bersama teman-teman akan mengajarkan anak-anak tentang kerjasama, berbagi, dan menghargai perbedaan.
2. Membuat Makanan Tradisional “Tahu Aci”
Membuat Tahu Aci adalah kegiatan yang seru dan edukatif. Melalui kegiatan ini, siswa dapat:
- Belajar tentang bahan makanan lokal: Anak-anak akan mengenal bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Tahu Aci dan dari mana bahan-bahan tersebut berasal.
- Mengembangkan keterampilan motorik halus: Proses membuat adonan dan membentuk Tahu Aci akan melatih koordinasi tangan dan mata.
- Menghargai makanan tradisional: Dengan membuat sendiri, anak-anak akan lebih menghargai makanan tradisional dan tidak segan untuk mencobanya.
selengkapnya nonton youtube channel SLB Negeri Slawi
https://bit.ly/40QRfOX






